Kamis, 25 Desember 2008

Fase-fase penciptaan manusia (1)

Nabi bersabda:
"Sesungguhnya setiap kalian dihimpun didalam kandungan ibunya 40 hari dalam bentuk sperma, kemudian menjadi segumpal darah dalam waktu 40 hari, dan menjadi segumpal daging dalam waktu 40 hari juga".
Hadis riwayat Al-Bukhari (kitab Bad' al-khalq,2969) dari Abdullah bin Mas'ud ra.
diriwayatkan jug ole Al-Bukhari dalam kitab( Ahadits Al-anbiya' ,3085) dengan redaksi dari Abdullah bin Mas'ud ra,tuturnya: Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya kalian dihimpun didalam kandungan ibu kalian 40 hari, kemudian menjadi segumpal darah selama 40 hari, dan menjadi segumpal daging selama 40 hari. kemudian Allah mengutus malaikat kepadanya dengan membawa empat kalimat. Maka, ditulislah amalnya, ajalnya,rezekinya dan (statusnya) celaka atau bahagia. Kemudian ditiupkan kepada mereka ruh. Sesungguhnya seoran laki-laki benar-benar beramal denga amalan ahli neraka, hingga jarak antara ia dan neraka hanya satu hasta saja, namun (karena) takdir telah menetapkannya (sebagai orang yang bahagia),maka iapun kemudian beramal dengan amalan ahli surga, sehingga masuklah ia ke dalam surga. Sesungguhnya seorang laki-laki benar-benar beramal dengan amal ahli surga hingga jarak antara ia dan surga hanya satu hasta saja, namun (karena) tadir telah menetapkannya (sebagai orang yang celaka), maka ia pun kemudian beramal dengan amal ahli neraka, sehingga masuklah ia kedalam neraka."

Makna hadis ini, bahwa ketiga fase pertama proses penciptaan manusia, yaitu sperma(nuthfah), gumpalan darah('alaqah), gumpalan daging (mudhghah), berlangsung selama 40 hari pertama sejak proses pembuahan. Beberapa observasi ilmiah yang dilakukan oleh orang-orang yang bekerja dibidang ilmu embriologi terbukti menguatkan sinyalemen tersebut.
Bentuk gumpalan daging (mughghah) pada awalnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan bentuk manusia. Namun, mudhghah memulai proses menuju bentuk manusia secara bertahap dalam 5 hri berikutnya,yaitu fase antara 40 hari hingga 45 hari sejak proses pembuahan.
Pada hari ke 45 proses pembentukan organ dan kerangka selesai secara nyata, dan proses pembelahan sel dan pengelompokan penciptaan secara terperinci (organ) terus berlangsung setelah itu.
Kata nuthfah secara umum berarti air sedikit yang menetes. Dalam ilmu embriologi, nuthfah berarti tetesan air dari 2 sel reproduksi laki-laki dan perempuan. Sedangkan yang dimaksud dalam hadis ini adalah telur yang telah dibuahi (janin) yang dihasilkan dari pertemuan antara sperma ayah dan ibu, yang disebut dalam alquran dengan istilah nuthfah amsyaj (setetes mani yang bercampur). disini kata nuthfah berbentuk tunggal (mufrad), namun karena ia bermakna jamak, maka kata sifat yang menyandinginya pun berbentuk jamak;amsyaj.
Nutfhah yang sudah bercampur ini berkembang dengan cara membelah diri dengan cepat menjadi sejumlah sel terkecil lalu yang terkecil lagi, hingga membentuk gumpalan bulat sel-sel yang disebut dengan nama morula,40 hari setelah proses pembuahan. Pada hari ke 5, gumpalan bulat ini membelah dan membentuk apa yang dikenal denga istialah tembolok atau kantong keturunan (blastocysf).
Pada hari ke 6 sejak proses pembuahan, sperma yang bercampur, lalu membelah, kemudian membentuk kantong ini bergerak-gerak layaknya tembolok dan menanamkan diri di dinding rahim dan sepanjang rahim pada batas 0,5 cm hingg 0,68 mm, untuk memulai fase penempelan didinding rahim. Fase ini dikenal dengan istilah fase penanaman (implantation) dan memakan waktu 1 minggu hingga sperma tersebut benar tertanam didinding rahim. Lalu beralihlah ia dari masa sperma ke masa gumpalan darah.
Pada hari ke 15 dari umur janin munculah pita pertama disamping gumpalan darah yang dengan ketertanamanya didinding rahim bentuknya pun menjadi sama persis dengan bentuk lintah dan menempuh cara sama dengan yang ditempuh lintah dalam memperoleh makananya.
Dan inilah yang dilkukan janin selama fase gumpalan darah('alaqah), seiring dengan menempelnya sperma yang telah bercampur (yang dikenal dengan nama kantong keturunan) pada didnding rahim ibunya yang berlangsung dari hari ke 6 hingga hari ke 14, yaitu fase penanaman ( yang disebut dalam Alquran dengan istilah harts atau implantation dalam istilah medis), hingga ia benar-benar tertanam didinding rahim. Setelah itu ia pun mulai menyerap makan melalui darah ibu, seperti lintah yang menyerap makanan dari darah hewan yang ditempelinya atau diindukinya.
Proses ini berlangsung hampir seminggu hingga ia benar-benar menempel erat secara sempurna pada dinding rahim ibu dan menyerupai bentuk plasenta embrionik yang menempel denga perantara ikatan penghubung yang kelak akan menjadi tali pusar(umbilical cord).Usia janin kala itu hampir 2 minggu, dan panjang gumpalan darah berkisar antara 1,5 mm sampai 3 mm. Proses pertumbuhan tali punggung (dorsal cord) memakan waktu kira-kira 10 hari (sejak hari ke 6 setelah pembuahan hingga hari ke 16). Janin menunjukan bentuknya sebagai gumpalan darah secara sempurna pada minggu ketiga sejak pembuahan (hari ke 15 hingga ke 25).Pada fase ini gumpalan darah sudah mulai menampakkan tunas saraf yang lembut, dan mulai menampakkan tempat tumbuh rambut.
Dan memang,janin mencapai akhir fase 'alaqah sekitar hari ke 24 hingga 25 sejak awal pembuahan. 2 hari setelah itu ( yakni pada hari ke 26 sejak pembuahan) 'alaqah berubah menjadi mudghah (segumpal daging). Fase ini ditandai dengan mulai tampaknya bagian-bagian tubuh atau kelompok-kelompok anggota tubuh (somites). Penampakan bagian tubuh itu diawali dengan tampaknya 1 bagian tubuh, kemudian bertambah menjadi kurang lebih 40 hingga 45 anggota tubuh. Semua proses ini berlangsung mulai akhir minggu ke 4 hingg awal minggu ke 7 seja proses pembuahan(dari hari ke 26 hing hari ke 42 umur janin).Bagian-bagian tubuh ini adalah bagian tubuh yang oleh fase ini diberi bentuk mudghah. Fase mudhghah terus berlangsung sampai mendekati akhir minggu ke 6 dari kehamilan, dan fase ini berakhir pada sentimeter pertama dari panjang janin ( sekitar 3,2 mm sampai 13 mm).
Bersamaan dengan permulaan minggu ke 7 dari kehamilan (hari ke 43 hingga 49 usia janin) dimulailah fase pembentukan tulang dengan dimulainya penyebaran kerangka pada janin. Proses ini berlangsung dengan cara pengerasan tulang rawan secara bertahap disekitar tempat tumbuhnya anggota tubuh dan selesai pada fase mudghah. Dan bersamaan dengan terbentuknya tulang, janin yang sudah memiliki panjang antara 14 mm - 20 mm ini pun mulai menunjukkan perawakan badannya, dan menampakkan ujung-ujung jari, dan kantong otak.
Seiring dengan permulaan minggu ke 7 dimulailah fase pembentukan otot dan pembukngkusan tulang dengan daging. Dan pada waktu ini panjang janin sudah mencapai 2,3 cm (22 mm - 31 mm).

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com